Menyimak Pemilu Dan Perilaku Elite Politik Dalam Komik

  • Bagus Prasetiyo Pemerhati Ilmu Komunikasi

Abstract

Pemilu merupakan sebuah momentum yang memiliki nilai berita tinggi sehingga berita mengenai peristiwa Pemilu selalu menjadi sajian utama media massa, tak terkecuali tentang perilaku politik para elitenya. Wacana mengenai perilaku politik para elite selama masa Pemilu tidak hanya berupa artikel pada media cetak saja, melainkan juga dalam bentuk teks komik. Dalam komik, penggambaran perilaku elite politik dilakukan secara implisit. Hal ini sesuai dengan sifat komik yang sarat dengan tanda-tanda dan menggunakan metafora. Bahkan ada ungkapan bahwa komik strip dalam surat kabar merupakan rubrik opini dari surat kabar itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji representasi perilaku politik para elite dalam Pemilu 2014 di komik strip Panji Koming pada rubrik komik Harian Kompas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis dan menggunakan metode semiotika Charles Sanders Peirce dengan menganalisis tanda ikon, simbol, dan indeks yang ada pada komik. Hasil temuan menunjukkan perilaku politik para elite dalam Pemilu 2014 cenderung paternalistik, feodalisme, dan pragmatis yang mana perilaku politik tersebut sangat dipengaruhi oleh budaya dan relasi kekuasaan Jawa.

Kata Kunci: Semiotika, Representasi, Perilaku Politik, Elite Politik, Budaya Jawa, Komik, Panji Koming

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2015-12-01
How to Cite
Prasetiyo, B. (2015). Menyimak Pemilu Dan Perilaku Elite Politik Dalam Komik. Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 19-40. https://doi.org/https://doi.org/10.31937/ultimacomm.v7i1.421
Section
Articles