PENGALAMAN E-COMMERCE AR: STUDI KASUS MEREK MAYBELLINE DI TOKOPEDIA

Penulis

  • Lia Herna Universitas Multimedia Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31937/ultimart.v17i1.3488

Abstrak

Budaya belanja online merupakan salah satu budaya populer yang sedang berkembang saat ini. Budaya populer ini berkembang seiring dengan perkembangan media baru. E-commerce mulai memanfaatkan Augmented Reality sebagai bagian dari fiturnya. Tokopedia meluncurkan fitur Augmented Reality (AR) untuk memungkinkan konsumen mencoba berbagai produk makeup. Karena aplikasi AR di pasar konsumen masih dalam tahap perkembangan, penelitian tentang AR masih kurang memadai. Dalam penelitian ini, penulis menganalisis tingkat penerimaan pengguna terhadap implementasi AR dalam e-commerce Tokopedia dengan menguji dimensi pengalaman pengguna (UX) menggunakan mix method. Metode kualitatif dengan 5 responden dan wawancara kuantitatif dengan skala kegunaan sistem (SUS) dan kuesioner pengalaman pengguna (UEQ) dilakukan pada 23 responden. Hasil yang diperoleh, SUS mendapatkan nilai 77,61 dan UEQ dengan nilai setiap kategori lebih besar dari nilai impresi. Fitur AR mendapatkan respon yang sangat positif secara keseluruhan, menunjukkan potensinya untuk penggunaan di berbagai industri di masa depan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Lia Herna, Universitas Multimedia Nusantara

Fakultas Desain Komunikasi Visual, Jurusan Desain Komunikasi Visual

Diterbitkan

2024-06-26

Cara Mengutip

Herna, L. (2024). PENGALAMAN E-COMMERCE AR: STUDI KASUS MEREK MAYBELLINE DI TOKOPEDIA. ULTIMART Jurnal Komunikasi Visual, 17(1), 38–48. https://doi.org/10.31937/ultimart.v17i1.3488